Grade 1 Lesson 2 – Kimchi is Love

Posted on Updated on

 Author             : chanyb

Title                   : Kimchi is Love

Cast(s)               : Taeyang – Shin Jee Hee (OC)

Genre                 : Fluff, romance

Length               : Drabble (475 kata)

Rating                : G

Disclaimer        : Taeyang milik Tuhan, Keluarga, serta dirinya sendiri. Dan saya tidak mengambil untung apapun dari fanfiksi ini.

 Apa yang pertama kali terlintas dalam pikiran ketika senyawa kimia Phenyletilamine (PEA), Dopamine dan Nenopinephrine menguasai akal seseorang? Cintakah? Perasaan suka biasa? Atau hanya sekadar respon alami tubuh terhadap lawan jenis dalam radius tertentu? Begitu pula Jee Hee, ia menganggap perasaan itu selayaknya kimchi.  Mungkin bila berada di belahan dunia lain, ia akan menyebut dengan  gado-gado, risotto, salad.

Dan alasan Jee Hee berkata demikian bukan karena dirinya seorang penggila kuliner hingga di setiap sel otaknya hanya ada kata makanan. Melainkan karena cita rasa makanan khas Korea itu sangat unik : asin, pedas, asam, dan sedikit manis. Memang cara pembuatannya  cukup sulit dan membutuhkan kesabaran agar bisa mendapatkan rasa yang  sempurna. Tidakkah semua penggambaran ini sesuai dengan definisi senyawa kimia dari cinta? Setidaknya itu cara gadis ini menggambarkan rasa cintanya pada Taeyang.

Selang beberapa menit, ia terlonjak saat mendengar sebentuk suara menegurnya. Ia terlalu lama tenggelam dalam pikirannya hingga tidak menyadari kehadiran seseorang di daerah teritori-nya. Dapur.

“Aish,tuan Dong. Tak bisakah kau menyapa tanpa membuatku jantungan?”

Alis mata Taeyang saling bertautan seiring kerutan tak percaya di dahinya. “Seharusnya aku yang berbicara dengan nada setinggi itu nona Shin. Kau yang memaksaku datang ke apartemenmu di pagi buta seperti ini. Kau tahu, aku bahkan belum sempat memejamkan mata barang sedetikpun.”

Ia menguap lebar sambil bertopang dagu. Wajahnya terlihat sangat mengantuk. Sebenarnya kata pagi buta tadi agak berlebihan karena matahari kemerahan sudah meninggi dengan indahnya di ufuk timur. Tapi, mau bagaimana lagi jika berada di posisi Taeyang yang pekerjaannya terbilang padat dan terkadang malam hari bisa menjadi tengah hari baginya.

“Tapi, kau sudah berjanji akan menemaniku hari ini.”

Taeyang terkekeh melihat gadis di hadapannya bersungut-sungut tidak jelas. Ia mengakui betapa menyenangkannya bisa bercengkrama bersama seseorang yang selalu punya cerita konyol untuk menghiburnya disela-sela kesibukan bekerja.

“Baiklah, kau menang! Sekarang, bagaimana?”

“Bantu aku memasak Kimchi.”

“Kimchi Lagi?” Mata sipitnya membulat seketika begitu mendengar nama makanan itu terlontar dari bibir tunangannya. Taeyang tidak habis pikir mengapa hampir setiap kali bertemu, mereka harus mendekam di dapur hanya untuk berjibaku dengan  sawi, lobak, cabai, garam dan entah bahan apa lagi. Tak adakah kegiatan lain yang lebih romantis di pikiran Jee Hee, ke taman hiburan misalnya? Ia kadang bertanya-tanya, drama konyol macam apa yang telah meracuni kinerja otak Jee Hee? “Jee Hee-ya, bukankah dua hari lalu kita baru saja makan Kimchi? Bagaimana dengan jajjangmyeon?”

“Aku tidak menyukainya. Rasanya tidak cocok di lidahku!” Jee Hee kurang menyukai makanan yang didominasi rasa manis, ia tidak mau hanya salah satu dari ketiga rasa itu saja yang mendominasi indera pengecapnya. Taeyang sempat berpikir untuk mendebat Jee Hee. Tetapi, ia merasa bakalan sia-sia. Tak peduli betapapun ia ingin menentang penolakan sang tunangan. Apalagi karena ia memaknai betul arti sayuran fermentasi tersebut bagi Shin Jee Hee.

I love you too, Jee Hee.”

“Eh?” Taeyang membalas sorot bertanya sepasang iris cokelat gelap itu dengan kedipan sebelah mata, membiarkannya menggantung, karena memang tidak ada lagi yang perlu dijawab.

One thought on “Grade 1 Lesson 2 – Kimchi is Love

    Dictavip (Sekar Arum) said:
    June 2, 2012 at 7:26 PM

    Sesuatu… tulisannya bagus bangeeeet… *menggelinding*

Please leave your bow, Heroine.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s