A Moment

Posted on Updated on

Title: A Moment
Author: Blossom
Rating: T
Pairings: Choi Siwon-Super Junior / Han Micha
Length: Drabble (285 words)
Genre: Romance
Disclaimer: I own this story but not the character. I’m not in anyway to make money from this.

Matahari bersinar dengan cerahnya di awal musim semi. Hangat. Micha mengamati bunga yang bermekaran di halaman dari teras depan rumahnya sambil menunggu Siwon—kekasihnya—datang menjemput. Mereka akan berkencan hari ini, entah kemana.

Mereka tak pernah memikirkan tempat. Kehadiran satu sama lain adalah hal paling utama, mengingat mereka jarang bertemu dikarenakan kesibukan masing-masing belakangan ini.

“Kemana kita akan pergi?” Tanya Micha begitu ia masuk ke mobil Siwon.

Pemuda itu mengangkat bahu. “Entahlah. Kau mau kemana?”

“Bagaimana kalau kita ke Namsan Tower? Sudah lama sekali sejak kita kesana.”

“Ide bagus.” Siwon berseru bersemangat bersamaan dengan putaran setir ke kanan.

***

Mereka menikmati pemandangan kota Seoul dari balkon observasi. Saling berdebat saat menebak gedung apa yang ada dibawah sana. Setelah itu mereka turun ke bawah untuk makan siang. Mereka tidak lupa mengecek gembok yang mereka pasang saat terakhir kali ketempat ini, apakah masih terkunci rapat atau tidak. Keduanya bisa bernafas lega karena gembok itu masih disana, masih terpasang dengan erat.

Sore mulai menjelang saat mereka memutuskan untuk pulang.

“Kau tahu? Aku sangat merindukan tempat ini.” Gumam Micha sambil meniti tangga meninggalkan Namsan Tower. “Aku juga merindukan saat-saat dimana kita belum menjadi sepasang kekasih dan menghabiskan hari disini. Kau masih ingat?”

“Tentu.” Jawab Siwon. Mereka melangkah bersisian dengan ritme lambat. Mengenang setiap momen yang pernah terjadi di tempat ini.

Dulu, mereka selalu seperti ini. Berjalan selambat mungkin agar memiliki waktu lebih lama bersama-sama. Mencapai ujung tangga berarti menyambut perpisahan. Walaupun mereka sudah berjanji akan bertemu kembali, jeda selama perpisahan itu terasa sangat menyiksa. Mereka ingin bertemu, lagi dan lagi.

Keduanya berhenti melangkah tepat di bagian tengah tangga. Siwon menautkan jemari mereka, menggenggamnya erat. “Kita akan selalu bersama, kan?” ucapnya sambil menatap kekasihnya lembut.

Micha mengangguk.“Ne. Kita akan selalu bersama.”

***

Please leave your bow, Heroine.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s